Kutipan.news, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menggelar Asesmen Kepala Satuan Pendidikan jenjang SD dan SMP Tahun 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan penugasan kepala sekolah berjalan sesuai regulasi dan standar profesionalisme.
Acara tersebut dilaksanakan di BPMP Provinsi Sulawesi Utara, Kota Manado, Selasa 03 Februari 2026.

Bupati H. Iskandar Kamaru SPt, MSi yang diwakili oleh Sekretaris Daerah M. Arvan Ohy SSTP, MAP saat membuka secara resmi kegiatan menegaskan bahwa kepemimpinan sekolah harus dikembalikan pada standar kompetensi dan profesionalisme.
“Kepala sekolah harus dipilih dan dievaluasi berdasarkan kompetensi, bukan kompromi. Jabatan pendidikan bukan ruang coba-coba, melainkan amanah profesional yang menentukan arah masa depan sekolah,” ujar Sekda Arvan.
Panglima ASN tersebut juga menekankan bahwa asesmen ini merupakan langkah awal untuk menilai kualitas kepemimpinan kepala sekolah secara objektif.

“Hasil asesmen ini akan menjadi dasar untuk menilai apakah kompetensi kepala sekolah meningkat atau justru menurun, serta menjadi syarat awal kelayakan dalam mengemban amanah jabatan,” ucapnya.
Ia pun mengingatkan bahwa sekolah yang sehat adalah sekolah yang tertata dari dalam dan dipimpin dengan integritas.
“Sekolah yang baik bukan yang tampak sibuk dari luar, tetapi yang tertata dari dalam, dipimpin dengan kompetensi dan dijalankan dengan integritas,” ungkap dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bolsel Ny. Hj. Rante Hattani SPd, MSi menyampaikan bahwa asesmen ini dilaksanakan sebagai amanat regulasi nasional dan kebutuhan peningkatan mutu kepemimpinan sekolah. Sehingga, jabatan kepsek harus lewat uji kompetensi
“Asesmen bertujuan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kepala sekolah, memberikan umpan balik untuk pengembangan kepemimpinan, serta meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan satuan pendidikan,” jelasnya.

Ia juga melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 94 kepala sekolah, terdiri dari 73 kepala SD dan 21 kepala SMP. Dan dilaksanakan selama enam hari, mulai 2 hingga 7 Februari 2026, dengan pembiayaan bersumber dari Dana BOSP dan DPA Disdikbud Bolsel Tahun Anggaran 2026.
”Peserta kegiatan berjumlah 94 orang, yang terdiri dari 73 Kepala Sekolah SD dan 21 Kepala Sekolah SMP,” tutupnya.
Turut hadir, Kepala BPMP Sulut Febry Dien dan jajaran, para pejabat tinggi pratama Pemda, serta para peserta kegiatan. (Indang).












Comment