DPRD Bolsel Dukung Penuh Inisiatif Partisipatif dalam Ranwal RKPD 2025

BOLSEL29 Views

Kutipan.BOLSEL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) memberikan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Daerah yang melibatkan masyarakat dalam penyusunan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025.

Kegiatan konsultasi publik itu digelar oleh Pemkab Bolsel bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat terkait program pembangunan yang dianggap prioritas.

Ketua Komisi II DPRD Bolsel, Zulkarnain Kamaru, menyambut baik inisiatif Pemerintah Daerah dalam menggandeng masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.

Zulkarnain mengatakan, partisipasi masyarakat sangat penting agar program pembangunan yang dijalankan dapat bersinergi dengan kebutuhan riil masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Daerah yang mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam menentukan prioritas pembangunan. Inisiatif ini merupakan bentuk penerapan demokrasi langsung, di mana suara masyarakat menjadi bagian integral dalam proses perencanaan,” ujar ZK sapaan akrabnya.

DPRD Bolsel turut aktif dalam mendukung dan mengawal proses konsultasi publik ini. Sunardi Kadullah, anggota DPRD dan Ketua Bapemperda DPRD Bolsel, menyatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan usulan-usulan masyarakat yang dihimpun melalui berbagai forum seperti Pokok-pokok Pikiran (Pokir).

“Nah, kami sebagai wakil rakyat, menyampaikan suara dan aspirasi masyarakat yang telah kami himpun. Harapan kami, Pemerintah Daerah dapat mempertimbangkan dan mengutamakan program-program yang dianggap paling vital dan mendesak menurut pandangan masyarakat,” ucap Sunardi.

Meskipun banyak program pembangunan yang diusulkan oleh masyarakat dan DPRD, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan anggaran. 

Zulkarnain Kamaru juga menegaskan bahwa Pemkab Bolsel perlu bijaksana dalam mengalokasikan anggaran untuk memprioritaskan program-program yang dapat memberikan dampak maksimal bagi masyarakat.

“Kami memahami bahwa anggaran terbatas menjadi kendala utama. Oleh karena itu, kami berharap Pemerintah Daerah dapat melakukan alokasi anggaran dengan cerdas dan memprioritaskan program yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” tambahnya.

Dengan adanya konsultasi publik ini, diharapkan RKPD 2025 yang dihasilkan akan lebih responsif terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat Bolsel. 

Pun DPRD Bolsel siap terus mendukung langkah-langkah partisipatif yang melibatkan rakyat dalam proses perencanaan dan pembangunan daerah. (Indang).

Comment