Kutipan.news, BOLSEL — Kasus pelemparan batu terhadap Puskesmas Adow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), kembali menjadi sorotan. Hampir dua pekan berlalu sejak kejadian, namun belum ada informasi mengenai perkembangan penanganan maupun pihak yang diamankan dalam kasus tersebut.
Sorotan datang dari warga Pinolosian, Febriko Gaib, yang mempertanyakan tindak lanjut laporan terkait aksi pelemparan tersebut.
Menurut Febriko, kejadian yang menyasar fasilitas pelayanan kesehatan tidak boleh dianggap sepele. Selain berpotensi merusak fasilitas publik, aksi tersebut juga dapat membahayakan tenaga kesehatan maupun masyarakat yang berada di dalam Puskesmas.
“Sudah hampir dua minggu belum ada kejelasan kasus ini. Apa sudah ada laporan dari pihak Puskesmas atau bagaimana?” kata Febriko.
Pertanyaan itu terjawab setelah Kepala Puskesmas Adow, Indradewi Mokoginta, dikonfirmasi. Ia mengaku pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bolsel.
Namun, Indradewi menyebut laporan tersebut hingga kini belum juga mendapatkan tindak lanjut yang diharapkan.
Kondisi ini kemudian menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai perkembangan proses penyelidikan kasus tersebut.
Febriko berharap polisi segera menindaklanjuti laporan dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Jangan sampai menunggu kejadian berikutnya sampai ada korban baru kemudian ditindak,” ujarnya.
Ia juga menyoroti keamanan tenaga kesehatan yang bertugas di Puskesmas Adow. Menurutnya, petugas kesehatan harus mendapatkan jaminan keamanan agar dapat menjalankan pelayanan kepada masyarakat dengan tenang.
Kapolres Belum Berikan Jawaban
Sementara itu, Kapolres Bolsel AKBP Kuntadi Budi Pranoto hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban ketika dikonfirmasi mengenai laporan dugaan pelemparan Puskesmas Adow tersebut.***












Comment