Dinkes Bolsel Gelar Pelatihan Tenaga Kesehatan, Wabup Deddy : Aspek Penting dalam Kehidupan

ADVERTORIAL393 Views

Kutipan.news, BOLSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar pelatihan tenaga kesehatan terpadu kesehatan jiwa.

Dimana, pelatihan tersebut dilaksanakan di hotel Quality Manado, pada Rabu 13 Agustus 2025 .

Pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan dan kualitas dalam penanganan dan layanan kesehatan jiwa itu resmi di buka Wakil Bupati (Wabup) Bolsel Deddy Abdul Hamid.

Turut hadir, kepala poktekes Manado yang diwakili, kepala dinas kesehatan bersama jajaran, dan para peserta pelatihan.

Kabid P2P dinas kesehatan Febrial Podomi, menyampaikan bahwa pelatihan ini mengacu pada dasar UU nomor 18 tahun 2014, peraturan pemerintah nomor 109 tahun 2011 tentang pelaksanaan wajib lapor bagi pecandu narkoba.

Ia juga berharap setelah mengikuti pelatihan ini agar mampu melakukan pencegahan kesehatan jiwa dan mendeteksi dini masalah kesehatan jiwa.

Febbrial menambahkan, untuk peserta yang mengikuti pelatihan ini berasal dari dokter, perawat dan nakes, dan praktek lapangan.

“Pelaksanaan pelatihan akan dilaksanakan di puskesmas bahu kota Manado dengan jumlah peserta terdiri dari 22 orang dari seluruh puskesmas di Kabupaten Bolsel,” ujarnya.

Plh.direktur polteks Manado (wakil direktur I) Steven soenjono , SKM, M.Sc menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan hal yang positif karena kab Bolsel berinisiatif untuk membekali tenaga kesehatan.

“Ini merupakan pengembangan kompetensi yang membekali di Kabupaten Bolsel dan ininmerupakan upaya yang sangat positif,” ucapnya:

Sementara itu, Wabup Bolsel Deddy mengatakan penyelenggaraan pelatihan ini merupakan wujud komitmen kita bersama untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap kesehatan jiwa, baik diri sendiri maupun masyarakat.

Ia pun menekankan bahwa kesehatan jiwa merupakan aspek penting dalam kehidupan setiap individu, karena kondisi mental yang sehat akan berdampak positif bagi produktifitas pada kualitas hidup dan kesejahteraan keseluruhan,

“Penting bagi kita untuk tidak hanya fokus pada kesehatan fisik tetapi juga memperhatikan kesehatan mental,” aku dia.

Wabup menyebutkan untuk kasus ODGJ di Bolsel meningkat 69 kasus di tahun 2025 dan kasus pasung sebanyak 1 orang.

“Oleh karena itu terdapat UU nomor 18 tahun 2014 tentang kesehatan jiwa dan peraturan pemerintah nomor 28 tahun 2024 yang secara tegas melarang pemasungan, penelantaran dan kekerasan terhadap ODGJ,” ungkap Wabup.

Wabup menyampaikan, melalui pelatihan ini, dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang lebih mendalam mengenai kesehatan jiwa,

Ia pun berharap apa yang di sampaikan narasumber dalam pelatihan ini yang mencangkup beberapa aspek mulai dari dateksi dini masalah kesehatan jiwa, penanganan awal hingga upaya pencegahan, dapat di ikuti dengan baik oleh para peserta.

“Agar selepas pelatihan ini para peserta dapat menjadi agen perubahan di wilayah kerja masing masing puskesmas dan dapat menurunkan stigma negatif terhadap penderita gangguan jiwa dengan memberikan dukungan dan pendampingan bagi yang membutuhkan,”

“Mari manfaatkan pelatihan ini sebaik baiknya dan ikuti dengan penuh semangat agar momentum ini sebagai langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap kesehatan jiwa,” tandasnya. (Adve/Indang).

Comment