KUTIPAN, BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terus memperkuat dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat. Salah satu langkah nyatanya ditandai dengan peresmian dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Kosio, Kecamatan Dumoga Tengah.
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Dony Lumenta, pada Senin (12/1/2026). Kehadiran dapur SPPG ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam memastikan asupan gizi anak-anak sekolah terpenuhi secara terukur dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi kepada pihak yayasan dan pengelola SPPG yang telah berinisiatif membangun sarana pendukung program MBG di wilayah Dumoga Tengah. Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat dalam menyukseskan program nasional.
Menurutnya, dapur SPPG bukan sekadar tempat produksi makanan, tetapi juga pusat distribusi makanan bergizi gratis bagi para siswa. Karena itu, pengawasan dan pelaksanaan teknis harus berjalan sesuai petunjuk dan standar operasional yang telah ditetapkan.

“Program ini harus dikawal bersama, mulai dari pemerintah desa, kecamatan, kabupaten hingga pemerintah pusat. Jika ada pelanggaran atau ketidaksesuaian dengan juknis, satgas berwenang memberikan rekomendasi, termasuk penghentian sementara operasional,” tegasnya.
Ia juga memastikan bahwa seluruh menu yang disalurkan kepada penerima manfaat telah melalui proses uji kelayakan dan standar keamanan pangan yang ketat. Wabup sendiri diketahui bertindak sebagai penanggung jawab Satgas MBG tingkat kabupaten.
Pada tahap awal operasional, dapur SPPG Kosio akan melayani 1.050 penerima manfaat dari enam sekolah di sekitar lokasi. Rinciannya, sebanyak 122 siswa menerima porsi kecil dan 928 siswa mendapatkan porsi besar. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring evaluasi dan pengembangan program ke depan.

Selain berdampak pada pemenuhan gizi siswa, program ini juga diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi lokal. Hasil pertanian masyarakat dapat disalurkan melalui koperasi untuk kemudian dipasok ke dapur SPPG sebagai bahan baku makanan.
Acara peresmian turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Camat Dumoga Tengah, unsur TNI-Polri, para sangadi, kepala sekolah, pengelola SPPG, serta relawan dan perwakilan penerima manfaat. Pemerintah daerah optimistis, kehadiran dapur ini menjadi langkah awal pemerataan layanan gizi bagi anak-anak di wilayah Bolmong.(Advertorial)












Comment