Iskandar Kamaru Masuk Bursa Presidium KAHMI Sulut, Muswil ke X Resmi Dibuka

BOLSEL208 Views

Kutipan.news, BOLSEL – Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Dr. (Cand.) H. Iskandar Kamaru, S.Pt., M.Si, dengan penuh khidmat menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-X Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) ke-II Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Kegiatan ini bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Manado, Pada Jumat 31 Oktober 2026.

​Kegiatan itu mengusung tema “Reposisi Peran KAHMI, Dorong Kedaulatan Sulut Melaju”.

​Bupati Iskandar Kamaru yang juga tercatat sebagai salah satu Calon Presidium KAHMI Sulawesi Utara Periode 2026–2031 hadir mengikuti rangkaian acara sejak awal.

Berdasarkan Surat Keputusan Pansel Capres KAHMI Sulut Nomor: 5/KPTS/Pansel/X/X/2026, sebanyak 15 kontestan telah ditetapkan dalam bursa calon presidium.

Ketua Panita, Madzabulah Ali menyampaikan, merupakan forum organisasi yang memiliki program strategis.

“Muwsli ini menjadi momentum memperkuat konsolidasi, memperkuat silatuhrahmi.

Dengan tema; reposisi peran Kahmi, dorong kedaulatan ekonomi Sulut maju,” ucapnya

“Kekuatan KAHMI itu Solidaritas, kebersamaan dan kemampuan seluruh alumni HMI,” tambah dia.

​Koordinator Presidium (Koorpres) MW KAHMI Sulut, H. Suardi Hamzah, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Muswil kali ini memiliki keistimewaan tersendiri karena melalui tahapan seleksi kaderisasi yang lebih ketat bersama tim pansel, termasuk verifikasi faktual kader.

​”Muswil ini bukan sekadar ajang menyusun program kerja dan refleksi ke depan, tetapi juga tonggak sejarah pelaksanaan muswil pertama dengan mekanisme seleksi rekam jejak kaderisasi yang mendalam di HMI,” ujar Suardi, sekaligus menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim Panitia Seleksi.

​Gubernur Sulut dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulut, Bapak Salman Mokoginta, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini.

Pemprov Sulut menilai bahwa Muswil bukan sekadar agenda formal pergantian kepengurusan, melainkan momentum krusial penentuan arah organisasi.

​Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengajak KAHMI dan FORHATI untuk mengambil peran strategis dalam membangun daerah melalui tiga poin utama:

​Penyusunan program kerja yang selaras dengan arah pembangunan daerah.

​Pemberdayaan ekonomi melalui penciptaan wirausaha muda untuk memperkuat UMKM lokal.

​Penguatan sinergi dan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, ormas, dan masyarakat tanpa sekat pembeda.

​“Semoga rangkaian musyawarah ini berlangsung sejuk, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan. Siapapun yang terpilih nantinya dapat membawa KAHMI dan FORHATI ke arah yang lebih baik demi mewujudkan Sulut yang Sejahtera, Maju, dan Berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” pesan Gubernur Sulut.

​Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi Majelis Nasional KAHMI, Drs. Burhanudin M. Zain, M.M, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut, mengungkapkan kegembiraannya atas soliditas kader KAHMI di Sulawesi Utara.

​Dalam arahannya, Burhanudin menyampaikan beberapa poin penting untuk dibawa dalam forum musyawarah yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 31 Oktober 2026:

​Mekanisme Kepengurusan Baru: Pembentukan 7 orang presidium dengan 1 koordinator terpilih yang akan bertugas selama 5 tahun ke depan untuk merumuskan program serta rekomendasi strategis pembangunan nasional.

​Sumbangsih Pemikiran Nasional: Hasil rekomendasi dari forum ini nantinya akan disimposiumkan untuk disampaikan langsung kepada Presiden RI pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KAHMI pada November 2026 mendatang.

​Potensi Pelaksanaan Munas: Ia juga membuka peluang agar Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI mendatang dapat dihelat di Kota Manado, sebagai kota kelahiran Presiden RI.

​Pengembangan Lembaga Otonom: Pengaplikasian badan sertifikasi serta pembentukan unit pengumpul zakat nasional melalui Klasis KAHMI (bermitra dengan Baznas) di tingkat daerah.

​Infrastruktur & Pelantikan: Dorongan agar KAHMI Sulut segera memiliki kantor sekretariat permanen di Manado, serta percepatan pelantikan pengurus terpilih paling lambat pada Desember 2026.

ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Sulut, Ketua PSI sekaligus mantan Wali Kota Kotamobagu Ir. H. Tatong Bara, perwakilan KPU dan Bawaslu Sulut, Presidium KAHMI Gorontalo, serta ratusan pengurus dan anggota KAHMI/FORHATI se-Sulawesi Utara. (Indang).

Comment