KUTIPAN, BOLMONG — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow akhirnya merealisasikan pengoperasian Rumah Sakit Umum (RSU) Pratama Dumoga di Desa Modomang, Kecamatan Dumoga Timur. Fasilitas kesehatan yang sempat tertunda selama hampir tiga tahun itu kini resmi mulai melayani masyarakat.
Peresmian operasional rumah sakit ditandai dengan kegiatan soft opening pelayanan kesehatan UPTD RSU Tipe D Pratama Bolmong, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Bolmong Yusra Alhabsyi bersama Wakil Bupati Dony Lumenta, Sekretaris Daerah Abdullah Mokoginta, anggota DPRD, jajaran OPD, unsur Forkopimcam, hingga tokoh masyarakat setempat.
Momentum peresmian diawali doa lintas agama yang dipimpin perwakilan umat Muslim, Kristen, Hindu, dan Katolik sebagai simbol harapan agar rumah sakit tersebut mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Dumoga Raya dan sekitarnya.
Kepala Dinas Kesehatan Bolmong, I Ketut Kolak, menjelaskan pembangunan RSU Pratama Dumoga dimulai sejak Juni 2022 menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar Rp27,6 miliar.

Menurutnya, rumah sakit berdiri di atas lahan sekitar 2,5 hektare dan dibangun dengan fasilitas dua lantai. Lantai pertama difungsikan untuk layanan rawat jalan, IGD, poli penyakit dalam, poli gigi, radiologi, hingga ruang rawat inap. Sementara lantai kedua diperuntukkan bagi tambahan ruang perawatan pasien dan ruang operasi.
“Pembangunan selesai pada Februari 2023 dan sempat terkendala administrasi terkait alih fungsi lahan sehingga operasionalnya tertunda,” ujar Ketut.
Ia menambahkan, persoalan administrasi tersebut akhirnya dapat diselesaikan melalui koordinasi intensif pemerintah daerah bersama pihak terkait. Kini rumah sakit telah memenuhi standar pelayanan sebagai rumah sakit tipe D pratama.
Bupati Bolmong, Yusra Alhabsyi, mengaku bersyukur karena fasilitas kesehatan tersebut akhirnya bisa difungsikan dan dimanfaatkan masyarakat setelah lama mengalami stagnasi.

“Yang paling penting saat ini rumah sakit sudah bisa melayani masyarakat. Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan tanpa melanggar aturan yang berlaku,” kata Yusra.
Meski telah resmi beroperasi, Yusra mengakui masih ada sejumlah fasilitas yang akan dilengkapi secara bertahap, termasuk layanan BPJS Kesehatan dan pendingin ruangan.
Ia memastikan pemerintah daerah akan terus melakukan pembenahan agar pelayanan di RSU Pratama Dumoga semakin maksimal ke depan.
Selain itu, Bupati juga meminta seluruh tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit memberikan pelayanan prima kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang pasien.

“Kehadiran rumah sakit ini harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Dumoga Raya,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga berharap dukungan seluruh pihak, termasuk aparat keamanan, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa untuk menjaga stabilitas dan keamanan di lingkungan rumah sakit agar pelayanan kesehatan dapat berjalan optimal.












Comment